Tahu adalah salah satu jenis makanan yang kaya fitoestrogen, yaitu sejenis estrogen - AlteaCare | Foto: Envato
Kamis, 02 Juni 2022

6 Fakta Menarik Seputar Hormon Estrogen. Pria Juga Punya, Lo!

Ditulis oleh Yoga Prasetyo
Ditinjau oleh : dr. Cynthia

Di dalam tubuh kita ada berbagai jenis hormon dengan peran dan fungsinya masing-masing. Ada yang berkaitan dengan emosi, ada yang berdampak pada penampilan. Ada juga yang mengendalikan nafsu makan, ada juga yang berkaitan dengan kesuburan.

Salah satu jenis hormon yang paling sering dibicarakan adalah hormon estrogen. Hormon ini sering disebut sebagai hormon wanita, sementara testosteron disebut sebagai hormon pria.

Faktanya, kedua jenis hormon ini sama-sama terdapat pada kaum Adam maupun kaum Hawa. Namun, hormon estrogen memang lebih tinggi kadarnya pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Yang kita tahu, hormon estrogen pada perempuan bermanfaat untuk membantu memelihara sistem reproduksi. Namun, masih ada banyak peran hormon ini bagi kesehatan.

Yuk, kita simak fakta-fakta menarik seputar hormon estrogen dan fungsinya!

Baca juga: Badan Susah Kurus, Jangan-jangan Karena Hormon!

Fakta Menarik Seputar Hormon Estrogen Pada Wanita

Berikut ini beberapa hal penting seputar hormon estrogen yang ada di dalam tubuh perempuan:

1. Bisa didapat dari sumber makanan

Sebenarnya hormon estrogen secara alami bisa diproduksi oleh tubuh. Namun, pada kondisi tertentu membuat produksi hormon ini dapat terhambat.

Nah, mengonsumsi jenis makanan dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon estrogen dalam tubuh kita.

Melansir dari Healthline, jenis estrogen yang terdapat dalam makanan disebut juga fitoestrogen. Jenis estrogen ini merupakan senyawa dari nabati yang fungsinya mirip dengan estrogen yang diproduksi oleh tubuh.

Contoh makanan yang mengandung fitoestrogen:

  • Tahu dan tempe
  • Buah kering, misalnya kurma
  • Sayur hijau seperti brokoli dan kembang kol
  • Kacang kedelai dan edamame
  • Stroberi

2. Kadarnya harus seimbang

Sama seperti glukosa dan kolesterol, kadar hormon estrogen harus pas. Tidak boleh berlebihan, tapi juga tidak boleh kurang.

Pada wanita, kelebihan hormon estrogen bisa menimbulkan keluhan seperti mood sering berubah-ubah. Selain itu, wanita bisa mengalami gangguan reproduksi, seperti menstruasi tidak teratur ataupun endometriosis.

Sementara bila kekurangan estrogen, perempuan bisa mengalami gejala pra-menopause, seperti berkeringat di malam hari dan sensasi panas tiba-tiba pada tubuh.

Untuk tahu apakah kadar hormon estrogen di tubuh kita sudah seimbang, Sobat Altea dapat melakukan pemeriksaan di laboratorium.

3. Dibutuhkan wanita saat menopause

Seiring bertambahnya usia produksi hormon estrogen di tubuh wanita semakin berkurang. Hal ini bisa membuat wanita yang menjelang menopause bisa mengalami yang disebut PMS atau pre-menopause syndrome.

Ada beberapa keluhan yang bisa dirasakan saat wanita mengalami PMS. Misalnya saja area vagina jadi kering dan tidak nyaman saat berhubungan intim dengan pasangan.

Turunnya hormon estrogen juga bisa menyebabkan dorongan seksual jadi rendah dan wanita pun kerap mengalami gangguan tidur. Selain itu, rendahnya estrogen membuat wanita jadi gampang gemuk.

Supaya masalah ini tidak berlarut-larut dan mengganggu kualitas hidup, para wanita disarankan untuk lebih cermat mengatur pola makannya. Misalnya, dengan memperbanyak konsumsi jenis makanan yang kaya fitoestrogen.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Menopause Yang Sering Dialami Wanita

4. Membantu kesehatan jantung

Baik pada pria maupun wanita, tidak seimbangnya kadar estrogen dalam tubuh bisa meningkatkan risiko gangguan jantung.

Estrogen ternyata punya peran penting dalam menjaga jaringan kardiovaskular tetap sehat. Hormon ini juga membantu menjaga tekanan darah stabil.

Menjaga kadar estrogen pada tataran ideal bisa membantu menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan kolesterol baik HDL, serta menurunkan kolesterol buruk LDL.

Kondisi inilah yang membuat kita bisa terhindar dari risiko stroke dan serangan jantung.

5. Menjaga kesehatan otak

Sobat Altea yang wanita sering mengalami sakit kepala? Bisa jadi ini karena kadar estrogen Anda berlebihan. Lalu, apa yang dirasakan saat kadarnya rendah? Anda bisa alami brain fog alias kabut otak.

Kondisi ini membuat Anda sulit berpikir jernih dan juga sering lupa.

Nah, kalau Anda mau otak selalu berpikir tajam dan jernih, berarti kadar hormon estrogen harus seimbang. Sebab, melansir dari Cleveland Clinic, hormon estrogen dapat melindungi otak dengan menjaga aliran darah.

Hormon estrogen juga bisa melindungi otak dari peradangan atau gangguan penyakit lain.

Menurut satu studi, semakin lama seseorang bisa menjaga kadar hormon estrogen di tubuhnya tetap seimbang, fungsi otaknya pun dapat prima meskipun usianya terus bertambah.

6. Mengurangi dampak pengeroposan tulang

Saat usia makin menua, kandungan fosfor dan kalium di dalam tulang mulai berkurang. Nah, hormon estrogen dapat membantu mengurangi pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Kondisi osteoporosis umumnya terjadi setelah menopause. Tapi, hormon estrogen juga menurun saat menopause. Lantas bagaimana, dong?

Selain berusaha memenuhi kebutuhan estrogen lewat makanan, dokter juga dapat menyarankan obat-obatan atau terapi pengganti hormon estrogen.

Namun, alternatif obat dan terapi pengganti ini tentunya butuh pemeriksaan dan pertimbangan lebih lanjut oleh dokter, berdasarkan kondisi Anda saat itu.

Bila Anda termasuk mengalami dampak penurunan estrogen akibat gangguan hormonal maupun karena menjelang menopause, segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mencari solusinya.

Anda bisa lakukan telekonsultasi dengan dokter spesialis di AlteaCare agar bisa mendapat saran dan terapi sesuai kondisi.

Yuk, unduh aplikasi AlteaCare dan buat janji dengan dokter andalan!




Sumber:

  • Healthline. Diakses pada Maret 2022. 4 Benefits of Estrogen Therapy
  • Healthline. Diakses pada Maret 2022. 11 Foods High in Phytoestrogens
  • Healthline. Diakses pada Maret 2022. Signs and Symptoms of High Estrogen
  • Cleveland Clinic. Diakses pada Maret 2022. Estrogen: What It Does and 5 Benefits
  • Turner, N. (2011). The hormone diet: A 3-step program to help you lose weight, gain strength, and live younger longer. Rodale Books.
  • Mayo Clinic. Diakses pada Maret 2022. Hormone therapy: Is it right for you?
  • Medical News Today. Diakses pada Maret 2022. What are the symptoms of high estrogen?
  • Medical News Today. Diakses pada Maret 2022. Everything you need to know about estrogen


0 Disukai
0 Komentar
Artikel lainnya
7 Cara Mengobati Penyakit Liver. Alami & Aman!
Gangguan pada liver dapat berdampak buruk pada kualitas hidup. Yuk, ikuti cara mengobati penyakit liver dengan alami berikut ini!
Rabu, 29 Juni 2022
Cara Diet Saat Mengidap GERD, Begini Saran Ahli
Orang yang punya gangguan GERD boleh saja berdiet. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Simak apa kata ahli Altea berikut inI!
Senin, 27 Juni 2022
Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis dapat dipengaruhi kondisi penyakit yang terjadi menahun. Simak lengkap gejala hingga pencegahannya berikut ini!
Senin, 27 Juni 2022