/
/
Cara Cegah Asam Lambung Naik Saat Puasa. Begini Saran Ahli!
Cara Cegah Asam Lambung Naik Saat Puasa. Begini Saran Ahli!
Penyakit Dalam
Tenangkan pikiran dan hindari stres untuk mencegah asam lambung naik selama puasa - AlteaCare | Foto: Envato

Punya gangguan maag dan GERD bisa bikin perut kita tiba-tiba sakit serta tubuh tidak nyaman. Kalau asam lambung sampai naik saat sedang berpuasa, bisa-bisa batal, nih! Maka dari itu, Anda perlu persiapan khusus supaya puasa lancar tanpa masalah.

Kunci utama supaya bisa aman dari naiknya asam lambung selama berpuasa selama bulan Ramadan adalah memerhatikan asupan makan saat berbuka dan sahur. Tapi, itu saja tidak cukup.

Menurut dr. Kaka Renaldi Sp.PD-KGEH, dokter spesialis penyakit dalam dari RS Mitra Keluarga, kita juga perlu mengoreksi beberapa kebiasaan buruk. Misalnya saja, langsung tidur sehabis sahur, yang bisa memperburuk kondisi maag dan GERD.

“Ketika penyakit ini kumat, masalah-masalah lain akan menghampiri. Meskipun bukan penyakit yang mematikan seperti jantung, kambuhnya maag dan GERD bisa menurunkan kualitas hidup Anda. Misalnya, perubahan mood yang menyebabkan hubungan sosial menjadi terganggu,” kata dr. Kaka saat jadi narasumber pada AlteaTalk Episode 21.

Mengambil tema "Persiapan Puasa Aman bagi Penderita Maag & GERD", dalam acara live streaming di Instagram @alteacare.id pada Minggu, 3-April-2022 lalu dr. Kaka membagikan tipsnya seputar persiapan puasa buat para penderita maag dan GERD.

Yuk, simak dan catat supaya bisa cegah maag dan GERD Anda kambuh!

Baca juga: Pengidap GERD Masih Bisa Puasa. Begini Tipsnya!

Ini dia pemicu kambuhnya maag dan GERD saat puasa!

Sebenarnya, kondisi gangguan maag dan GERD tidak boleh menghalangi kita menunaikan ibadah puasa. Bahkan, beberapa penelitian membuktikan, orang yang mengidap maag dan GERD justru bisa sembuh setelah puasa.

Namun, seringkali pengidap maag dan GERD masih bandel dan tidak sadar apa yang dikonsumsi. Banyak juga yang masih nekat minum kopi dan merokok, padahal ini sangat tidak direkomendasikan. Pasalnya, kata dr. Kaka, kafein dan nikotin bisa mengikis bagian mukus, sehingga lambung jadi sensitif dan sakit.

Kalau bagian mukus sudah terkikis dan rusak, efeknya bak lingkaran setan. Anda jadi tak selera makan, walhasil asupan nutrisi pun kurang. Kemudian, kondisi tubuh menjadi tidak stabil. Wajah terlihat pucat dan badan lemas, tambah dr. Kaka.

Persiapan supaya puasa aman

Berikut ini beberapa saran dari dr. Kaka supaya Anda bisa berpuasa aman tanpa khawatir gangguan maag atau GERD datang karena asam lambung naik:

1. Minum obat

Pada kondisi tertentu pengidap maag dan GERD butuh minum obat untuk meredakan gejala, biasanya sebelum atau sesudah makan.

Ada sebagian orang yang mungkin ingin menunggu sebentar setelah makan, baru setelahnya minum obat. Tapi, menurut dr. Kaka hal ini tidak memengaruhi reaksi obat. Jadi tidak masalah buat langsung konsumsi obat setelah sahur atau buka puasa.

2. Perhatikan menu buka dan sahur

Perhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka. Jangan sampai terlalu banyak makan karbohidrat. Sebagai acuan, Anda bisa ikuti panduan “Isi Piringku” yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan.

Seimbangnya komposisi protein, karbohidrat, dan vitamin ini penting agar dapat memperbaiki mukus di lambung. Selain itu, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari para pengidap maag dan GERD:

  • Buah-buahan yang rasanya asam, seperti nanas, mangga muda, dan lemon
  • Produk probiotik seperti yogurt yang juga asam. Jika Anda ingin mengonsumsi probiotik, dr. Kaka menyarankan untuk menggantinya dengan probiotik yang dikemas dalam bentuk obat.
  • Jeroan sebaiknya juga tidak dimasukkan dalam menu buka dan sahur, ya. Pasalnya, makanan ini punya kandungan lemak tinggi, yang dapat memicu naiknya asam lambung.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri GERD dan Hindari Menu Makanan Ini!

3. Cairan juga harus cukup

Saat puasa, tubuh lebih cepat kehilangan cairan, Anda perlu mengembalikannya dengan mengonsumsi air mineral yang cukup. Supaya tubuh terhidrasi dengan baik selama berpuasa, Anda disarankan minimal minum sekitar 2 liter air setiap hari.

4. Kontrol emosi dan stres

Betul, saat berpuasa kita harus menahan emosi. Tapi, nyatanya ada saja yang bisa bikin kita kesal. Misalnya saat order makanan online untuk berbuka tidak kunjung sampai. Atau, terkena macet berjam-jam saat pulang kantor.

Saat kita stres, secara otomatis otot-otot di lambung jadi tegang dan asam lambung pun terpicu naik. Nah, karenanya Anda perlu belajar kendalikan emosi dan stres supaya tidak berakibat buruk bagi lambung.

Nah, itulah tips persiapan puasa dari dr. Kaka untuk Sobat Altea yang mengidap gangguan maag dan GERD.

Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut seputar gangguan maag dan GERD yang dialami, langsung saja unduh AlteaCare. Lakukan registrasi, lalu pilih dokter spesialis yang ingin Anda temui melalui telekonsultasi dengan video call.

Yuk, download AlteaCare segera!